cover melati

Judul: Setangkai Melati di Sayap Jibril

Penulis: Danarto

Penerbit: Bentang

Menakjubkan hingga bikin saya melongo. Menakjubkan dalam mengurai fakta yang sudah maupun yang belum terjadi. Itulah Kesan Saya terhadap kumpulan cerpen ini. Kalo boelh memilih, inilah kumpulan cerpen terbaik yang pernah saya baca. Memang luar biasa.

Bagi penulis yang sering dikatakan kurang produktif, Danarto terbukti sangat hebat dalam karya-karyanya. Terlebih pada kumpulan cerpen ini. Banyak masalah sosial hingg penelusuran spriritual yang dibawakan dengan ringan dan khas ala Danarto.

Di kumpulan cerpen ini Danarto membahas berbagai hal, dari pusingnya dunia bila kloning benar diterapkan. Kerusuhan Mei98 yang pada waktu itu belum terjadi. Hingga penerawangan Danarto tentang dunia masa depan yang penuh polusi. Hal ini sangat menakjubkan bagi saya. Lebih dari sepuluh tahun yang lalu, lewat karyanya ini Danarto memperkirakan bahwa dunia akan penuh polusi. Sehingga semua orang memakai masker. Hal ini sesuai dengan saat ini dimana global warming dan kabut asap terjadi dimana-mana.

Sayangnya buku ini sudah tidak terbit lagi sekarang. Seandainya Bentang akan mencetak ulang, mungkin kumpulan cerpen ini akan kembali sajian menarik bagi variasi bacaan kita yang itu-itu saja.

Salam

Andar Hermawan 🙂

Advertisements